Make your own free website on Tripod.com

 

 

CERPEN ISLAMI

 
 

cerita-cerita ini adalah cerita kumpulan dari cerpen-cerpen majalah atau buku-buku islam.sebagian dari cerita ini merupakan kisah nyata yang dialami oleh penulisnya sendiri. semoga cerita ini bermanfaat bagi kita semua. amiiiiinnnn................

 

aku baru sadar kalau saat ini aku sedang tersudut. aku bagaikan tersungkur lemah di sudut ring  dan tidak bisa berbuat apa-apa. aku terbuai oleh rayuan setan la’natullaoh. kupandingi diriku yang sudah kuyu, lemah, kalah dan penuh dosa. dan aku ingin reborn..kuputar kembali memoriku, aku reset kembali ingatanku dan saat itu kutemukan       [....]

 

“Ahh….gue gak bisa ngebayangin,” gumam hati Murni berfantasi.”Ini bakal gue jadiin kenangan seumur hidup gue.”Sejenak Murni tenggelam dalam fantasinya tentang sosok yang bakal ia saksikan di masjid sekolahnya besok pagi. Sosok yang seumur hidupnya cuma bisa ia saksikan lewat sinetron, iklan, dan suara emasnya yang terbalut gaya ‘kutu loncat’-nya yang memukau. Sosok yang sekaranng katanya...   [....]

 

Mereka terus berbicara dengan antusias. Tapi saat melewati counter sayur-sayuran, mendadak Yosi ragu untuk melangkah. Ia tertegun. Matanya tertumbuk pada seorang gadis berjilbab putih yang berdiri beberapa puluh meter berdiri di depannya. Ia tengah terlibat pembicaraan serius dengan laki-laki tua dan seorang wanita cantik. Aisyah! Yosi hampir memekik mamanggilnya. Ya, itu memang Aisyah. Tapi sedang apa dia di sana? Dan lelaki tua dan wanita itu? Hati Yosi tiba-tiba mendidih. Oho ..................ini rupanya....[.....]


Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah,"Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya  ..... [...]

 

Hari itu, 16 Januari 1996, kami ke rumah orang tua di Jakarta. Seolah suami mengembalikan saya kepada orang tua. Malam itu juga, suami saya mengatakan harus kembali ke Bogor, karena harus mengisi diklat besok
paginya. Menurutnya, kalau berangkat pagi dari Jakarta khawatir terlambat. Mendekati jam 12 malam ....[....]

 

Maka lengkaplah sudah pendeeritaanku. Apalagi setelah operasi pertama, dokter menyatakan, sulit mengangkat keseluruhan kanker itu karena akarnya telah memanjang dan mulai merusak jaringan tubuh yang lainnya. Memang benar, akhir-akhir ini aku merasakan sakit yang amat sangat di sekujur tubuhku. Akupun memutuskan untuk menyerahkan usahaku kepada adik perempuanku. Menurut dokter, kanker rahim banyak di derita ...... [....]

        sebelemnya afwan kalau cerpennya yang ada baru ini. Insya Allah....ada tambahannya.  kalau antum wa antuna memiliki cerita-cerita islami yang bersifat menggugah, dan memberi semangat saya mohon bisa mengirimkan kepada saya baik via email, surat maupun secara langsung. atas partisipasinya ana ucapkan syukron.